Obat Kanker Dari Singkong
  • images
  • 9:42 am
  • images
  • No Comments.

Obat Kanker Dari Singkong

Cara terbaik menangani atau memilih obat kanker adalah mendeteksi gejala paling awal yang telah atau mungkin berkembang di dalam tubuh. Meskipun sebagian besar gejala ini dapat bersifat sangat umum, tapi memeriksakannya lebih awal dapat membuat perbedaan besar. Luangkanlah waktu untuk memeriksa apa pun gejala-gejala yang ada.

Gejala Kanker pada Perubahan pada Kulit

Kanker kulit dapat ditandai dengan adanya perubahan pada ukuran, warna, dan bentuk tahi lalat atau permukaan kulit lain. Perubahan-perubahan tersebut dapat berupa:

– Pertumbuhan rambut yang berlebihan.

– Hiperpigmentasi atau warna kulit menjadi lebih gelap.

– Kulit dan mata menjadi kekuningan.

– Eriterma atau kulit berwarna kemerahan.

– Gatal-gatal.

– Kulit memar tanpa sebab yang jelas.

Untuk memeriksakan diri lebih lanjut, kamu dapat meminta pemeriksaan fisik oleh dokter dan tes mamogram di rumah sakit terdekat.

Berikut ciri gejala kanker:

1. Rasa Sakit saat Menelan

Rasa sakit saat menelan makanan merupakan hal biasa terutama jika kamu sedang batuk, tetapi kanker tenggorokan ataupun kanker perut juga memiliki gejala serupa, terutama jika disertai muntah atau penurunan berat badan. Suara yang berubah menjadi serak dalam jangka panjang juga harus diwaspadai.

2. Perut Kembung

Perut kembung yang terasa terus-menerus diiringi perdarahan dari vagina atau penurunan berat badan secara signifikan bisa jadi merupakan tanda adanya kanker ovarium. Tes darah, pemeriksaan panggul, atau USG diperlukan untuk mendeteksi kemungkinan tersebut.

3. Berat Badan Turun secara Drastis

Penurunan berat badan hingga 4,5 kilogram atau lebih dalam waktu singkat tanpa sebab yang jelas dapat menjadi salah satu pertanda yang patut diwaspadai. Kanker pankreas, kanker perut, dan kanker paru-paru timbul dengan gejala awal berupa penurunan berat badan secara drastis tanpa usaha apa pun.

4. Nyeri Ulu Hati

Nyeri ulu hati yang tidak kunjung reda dapat menjadi gejala adanya kanker ovarium, kanker tenggorokan, dan kanker perut.

Perubahan pada Mulut

Kanker mulut yang sering terjadi pada perokok ditandai dengan adanya bercak kemerahan cerah di dalam mulut dan lidah. Dapat pula bercak yang berwarna putih. Kondisi ini disebut leukoplakia, yaitu masa prakanker yang disebabkan oleh iritasi berulang kali. Umumnya disebabkan oleh merokok, terutama perokok tembakau yang menggunakan pipa.

5. Demam Berkepanjangan

Demam dapat terjadi karena kanker atau dampak penanganan kanker kepada sistem kekebalan tubuh. Leukemia ataupun kanker darah lain dapat diawali dengan gejala demam yang tidak kunjung sembuh.

6. Kelelahan yang Tidak Kunjung Reda

Selalu merasa lelah meski sudah beristirahat secukupnya dapat menjadi gejala kanker, terutama jika disertai gejala lain, seperti darah pada tinja. Kelelahan ini dapat menjadi tanda bahwa kanker sedang berkembang.

7. Batuk dan Batuk Darah

Batuk yang tidak kunjung reda dengan sendirinya hingga empatĀ  minggu dan disertai darah dapat menjadi gejala kanker paru-paru.

 

Obat Kanker Dari Singkong

Manfaat singkong untuk kanker diyakini dapat mengobati penyakit kanker prostat dan kanker kandung kemih. Akan tetapi, belum terdapat penelitian yang mendukung kebenaran dari manfaat singkong tersebut. Namun secara umum kita patut mengetahui manfaat yang terkandung di dalam singkong, khususnya untuk mengatasi penyakit kanker. Berikut ini merupakan pemaparannya:

1. Singkong sebagai anti kanker

Singkong dipercaya dapat menyembuhkan kanker karena kandungan glukosida yang ada di dalamnya. Karena kandungan zat ini dapat memicu untuk memproduksi vitamin B17 yang telah dibahas sebelumnya. Vitamin B17 ini ternyata merupakan suatu zat yang dapat berfungsi sebagai zat anti kanker, meskipun belum ada data empiris yang dapat menguatkan manfaat tersebut.

2. Singkong mampu melawan kanker

Singkong memiliki kandungan B17 yang disebut juga dengan Amygdaline. Zat tersebut merupakan vitamin yang dipandang efektif dalam mengobati penyakit kanker sejak abad ke 18. Akan tetapi, penelitian yang dilakukan untuk mengetahui manfaat dari vitamin tersebut masih belum mendukung untuk membuktikan kebenarannya. Amygdaline merupakan suatu gilkosida, dimana obligasi untuk nutrisi lain dengan gula dan gilkosida sering digunakan dalam berbagai pengobatan untuk memudahkan dalam penguraian dan penyerapan nutrisi yang ada dalam tubuh. Jika vitamin B17 ini dilakukan ekstaksi, maka akan menjadi laetrile, dimana zat tersebut sering digunakan dalam mengobati penyakit kanker.

3. Singkong mampu membunuh sel-sel kanker

Kandungan vitamin B17 yang ada dalam singkong diyakini dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan sel-sel kanker yang ada dalam tubuh. Akan tetapi, kita tidak cukup jika hanya mengkonsumsi vitamin tersebut saja untuk mengatasi kanker. Diperlukan dukungan dari vitamin yang lainnya agar vitamin B17 tersebut dapat bekerja secara efektif untuk melawan sel kanker.

Caranya membuat singkong untuk dibuat obat sangatlah mudah yaitu:
1. Pilih singkong yang segar, yang tidak ada noda biru.
2. Rebus dan jangan tutup panci selama memasak. Ini akan membantu menguapkan kelebihan asam hidrosianik.
3. Jangan mengkonsumsi makanan yang mengandung jahe sedikitnya 8 jam setelah mengkonsumi singkong.