Obat Lupus Kulit

Penyakit lupus sulit untuk didiagnosa karena gejalanya yang mirip dengan penyakit umum lainnya. Penyakit Lupus bukan penyakit yang disebabkan oleh kuman, virus atau bakteri. Faktor penyebab penyakit obat lupus kemungkinan besar adalah Keterlibatan faktor genetik, hormon, dan lingkungan. Pengobatan dari penyakit lupus ini masih belum diketahui dengan pasti, Gejala awal yang dialami orang yang terkena penyakit lupus, biasanya sakit pada sendi dan tulang, pasien juga mengalami demam yang panjang, dan juga pasien akan mengalami rasa cepat lelah.

Untuk gejala penyakit lupus pada tahap berikutnya, diantaranya pasien akan mengalami bercak merah, pasien mengalami kejang, sakit kepala, bahkan pasien bisa mengalami stroke bila terkena penyakit lupus ini, dan pasien juga akan mengalami keguguran pada ibu hamil.

Jenis-jenis Penyakit Lupus

  1. Drug-induced lupus

Jenis ini sangat jarang muncul dan sesuai namanya, jenis ini biasanya terjadi karena pengaruh obat jangka panjang. Laki-laki cenderung mengalami lupus ini daripada wanita. Cara pengobatannya bisa menggunakan obat hipertensi berupa hydralazine, dan procainamide untuk mengobati penyakit jantung.

  1. Neonatal lupus

Jenis ini juga jarang terjadi, namun bisa terjadi pada ibu hamil yang kemudian menurunkan antibodi lupus kepada anak-anak mereka ketika lahir. Bayi yang terserang lupus biasanya menimbulkan gejala anemia dan ruam kulit. Hal ini bisa sembuh dan hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu.

  1. Lupus anak-anak

Lupus sistemik bisa menyerang anak-anak dan disebut lupus anak-anak. Meski memang gejala mirip sekali dengan lupus sistemik, namun kebanyakan yang mengalaminya adalah anak laki-laki dan dapat mempengaruhi kesehatan ginjal.

  1. Cutaneous lupus

Jenis lupus cutaneous adalah diskoid, yang paling umum dan dikenali dari gejala kemerahan, tebal, ruam bersisik pada kulit leher, wajah dan kulit kepala. Hal ini bisa berlangsung selama beberapa hari, namun ada juga yang bertahan hingga bertahun-tahun. Setelah lupus hilang, akan meninggalkan bekas pada ruam.

  1. Lupus sistemik

Ini adalah jenis lupus yang paling sering muncul yang dapat mempengaruhi seluruh bagian tubuh. Gejala yang ditimbulkan bisa ringan namun bisa juga berat dan hilang datang begitu saja seperti misalnya demam, nyeri sendi, rambut rontok dan ruam kemerahan saat terkena sinar matahari.

Obat Untuk Penyakit Lupus

Lupus merupakan gangguan autoimun inflamasi kronis yang mempengaruhi jaringan ikat. Pada gangguan autoimun, sistem kekebalan tubuh sendiri menyerang sel sehat dan jaringan yang menyebabkan peradangan dan kerusakan berbagai sistem organ. Pada lupus, sistem organ yang paling sering terlibat meliputi kulit, ginjal, darah dan sendi. Banyak gejala yang berbeda yang berhubungan dengan obat lupus, dan individu yang paling terkena dampak tidak mengalami semua gejala. Dalam beberapa kasus, penyakit lupus bisa menjadi gangguan ringan hanya mempengaruhi beberapa sistem organ. Dalam kasus lain dapat menimbulkan komplikasi serius.

Penyabab Penyakit Lupus

Penyebab lupus belum diketahui secara pasti, tetapi ada beberapa yang diketahui menjadi penyebabnya, antara lain:

  • Penyakit lupus lebih rentan pada saat usia subur antara 15 tahun sampai 40 tahun, namun penyakit ini juga bisa menyerang segala usia mulai dari bayi, anak-anak dan orang dewasa, tetapi lebih rentan terhadap penyakit lupus adalah wanita usia subur
  • Jenis kelamin. Wanita lebih rentan terhadap penyakit lupus dibandingkan laki-laki.
  • Sinar matahari. Penyakit lupus dapat disebabkan oleh paparan sinar matahari karena pada orang yang rentan dengan penyakit ini dapat menyebabkan ruam kulit.
  • Paparan bahan kimia. Seseorang yang rentan terhadap bahan kimia seperti merkuri akan beresiko terkena penyakit lupus.
  • Obat-obatan. Lupus dapat terjadi karena beberapa jenis obat tekanan darah, anti-kejang dan antibiotik.

Lalu Apa Gejala Penyakit Lupus?

  • Demam
  • Cepat lelah
  • Mata kering
  • Radang mulut
  • Sariawan
  • Memar mata
  • Radang sendi
  • Sesak nafas
  • Gangguan ginjal
  • Gangguan imunitas
  • Kelainan darah
  • Mengalami depresi
  • Berat badan
  • Sering lupa
  • Ada ruam pada wajah yang meliputi pipi dan hidung

Lalu apa obat penyakit lupus?

  1. Jahe

Selain kunyit, rempah dapur lainnya yang dapat dijadikan cara alami mengobati lupus adalah jahe. Disini jahe dapat mengobati gejala rematik pada penderita lupus. Hal tersebut disebabkan sifat antioksidan dan antiinflamasi-nya yang kuat sehingga dapat mengurangi bengkak dan nyeri sendi.

Anda dapat mencampurkan 1 inci akar jahe segar dengan jus buah dan sayuran segar. Campur menggunakan blender dan minum secara teratur. Untuk dosis yang lebih tepat sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter.

  1. Omega-3 asam lemak

Menurut sebuah penelitian kecil, kandungan eicosapentaenoic acid (EPA) pada omega-3 asam lemak dapat mengobati dan memperbaiki gejala lupus, disebabkan oleh efek anti-inflamasi. Studi lainnya yang diterbitkan oleh Annals of the Rheumatic Disseases pada tahun 2008 menemukan bahwa para peserta penelitian yang mengonsumsi 3 gram suplemen minyak ikan omega-3 (mengandung 1.200 mg DHA dan EPA) setiap hari selama enam bulan menunjukkan perbaikan gejala lupus dibandingkan Mereka kelompok plasebo.

  1. Kunyit

Kandungan kurkumin aktif di dalam kunyit dapat secara efektif mencegah serta mengobati masalah autoimun, termasuk juga lupus. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Journal of Renal Nutrition pada tahun 2012 disebutkan bahwa kunyit dapat membantu mengurangi hematuria, proteinuria serta tekanan darah sistolik pada pasien penderita refractory lupus nephritis.

Lupus Erythematosus Obat

Penyakit Lupus Eritematosus Sistemik (LES), salah satu jenis penyakit lupus, adalah penyakit yang menyebabkan peradangan pada jaringan ikat dan dapat merusak beberapa organ. Lupus terjadi ketika ada masalah dengan sistem kekebalan tubuh dan kemudian menyerang tubuh. Hal ini dapat mempengaruhi sendi, kulit, paru-paru, jantung, pembuluh darah, ginjal, sistem saraf, dan sel-sel darah. Lupus juga dapat menyebabkan fenomena Raynaud, yang menyebabkan kejang pada pembuluh darah dan rasa sakit serta perubahan warna pada jari-jari, jari kaki, telinga, dan hidung.

Penyakit obat lupus ini dapat menyerang siapa saja tanpa pandang bulu,dari bayi sampai orang tua, baik laki-laki atau perempuan, tetapi seperti pada beberapa penyakit reumatik yang lain yang mana untuk reumatik tertentu mempunyai ciri yang khas mengenai kelompok usia atau jenis kelamin tertentu. Pada penderita penyakit ini yang paling sering terkena adalah wanita dibandingkan pria,  dengan perbandingan wanita dibandingkan pria ialah 6:1 dan umumnya mengenai usia dewasa muda antara 20- 50 tahun.

Gejala Penyakit Lupus Eritematosus Sistemik

Meski gejala penyakit lupus eritematosus sistemik bervariasi, ada tiga gejala utama yang umumnya selalu muncul, antara lain:

  1. Rasa Lelah Yang Ekstrem

Inilah gejala paling umum pada penyakit lupus eritematosus sistemik yang sering dikeluhkan para penderita. Rasa lelah yang ekstrem sangat mengganggu dan menghambat aktivitas. Banyak penderita yang menyatakan bahwa gejala ini merupakan dampak negatif terbesar dari penyakit lupus eritematosus sistemik dalam kehidupan mereka. Melakukan rutinitas sehari-hari yang sederhana, misalnya tugas rumah tangga atau rutinitas kantor, dapat membuat penderita SLE sangat lelah. Rasa lelah yang ekstrem tetap muncul bahkan setelah penderita cukup beristirahat.

  1. Ruam Pada Kulit

Yang menjadi ciri khas penyakit lupus eritematosus sistemik adalah ruam yang menyebar pada batang hidung dan kedua pipi. Gejala ini dikenal dengan istilah ruam kupu-kupu (butterfly rash) karena bentuknya yang mirip sayap kupu-kupu. Bagian tubuh lain yang mungkin ditumbuhi ruam adalah tangan dan pergelangan tangan. Ruam pada kulit akibat SLE dapat membekas secara permanen dan bertambah parah jika terpapar sinar matahari akibat reaksi fotosensitivitas.

Obat Penyakit Lupus

Penyakit Lupus adalah salah satu bentuk penyakit autoimun, artinya sistem kekabalan tubuh (imun) malah menyerang sel-sel, jaringan dan organ sehat tubuh itu sendiri yang terjadi terus menerus sehingga menimbulkan peradangan kronis. Dengan kata lain Penyakit lupus diartikan sebagai penyakit peradangan kronis autoimun. Peradangan yang disebabkan oleh lupus dapat mempengaruhi banyak sistem tubuh diantaranya: sendi, kulit, ginjal, sel darah, otak, jantung dan paru-paru sehingga menimbulkan banyak sekali gejala atau manifestasi klinis yang beragam.

Oleh karena itu Penyakit Lupus ini sulit dideteksi karena tanda-tanda dan gejala sering kali mirip dengan penyakit lain. Namun demikian tanda dan gejala penyakit lupus yang paling khas adalah ruam wajah yang menyerupai sayap kupu-kupu (ruam di kedua pipi) disebut juga sebagai malar rash. Beberapa orang dilahirkan dengan kecenderungan mengembangkan penyakit lupus, yang mungkin dipicu oleh infeksi, obat-obatan tertentu atau bahkan sinar matahari. Meskipun tidak ada obat lupus definitif untuk menyembuhkan penyakit lupus, namun usaha pengobatan dapat membantu mengendalikan gejala penyakit lupus yang timbul.

Penyebab Penyakit Lupus

Penyakit lupus disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringan sehat dalam tubuh. Hal itu bisa terjadi kemungkinan sebagai hasil dari kombinasi genetika dan lingkungan. Karena telah diketahui bahwa orang-orang dengan kecenderungan lupus (diwariskan) dapat mengembangkan penyakit lupus ini ketika mereka kontak dengan sesuatu dalam lingkungan yang dapat memicu gejala penyakit lupus. Walau demikian, secara pasti Penyebab penyakit lupus belum diketahui. Namun telah diketahui beberapa pemicu potensial, diantaranya:

  1. Sinar matahari

Paparan sinar matahari bisa menjadi penyebab penyakit lupus karena pada orang-orang yang rentan dapat menimbulkan lesi pada kulit yang merupakan gejala penyakit lupus atau memicu respons interna.

  1. Obat-obatan

Lupus dapat dipicu oleh beberapa jenis obat anti-kejang, obat tekanan darah dan antibiotik. Orang yang gejala lupus nya timbul ketika minum obat biasanya gejala penyakit lupus tersebut akan hilang ketika mereka berhenti minum obat.

Obat Lupus Dari Dokter

Penyakit lupus merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh adanya serangan dari imunitas atau kekebalan tubuh pada dirinya sendiri. Penyakit ini dapat menyerang kulit, sendi, ginjal, paru-paru, dan serta susunan saraf. Pada kesempatan kali ini kami akan membahas penyakit obat lupus yang menyerang organ paru-paru. Penyakit lupus yang menyerang paru-paru biasanya akan menimbulkan komplikasi yang serius. Karena penyakit ini menyerang organ yang sangat berperan penting dalam kelangsungan hidup seseorang.

Pada umumnya penyakit lupus akan menimbulkan gejala awal berupa ruam merah pada kulit terkadang ruam itu terlihat seperti sisik. Namun, kebanyakan orang salah pengertian dan hanya mengira ruam merah itu sebagai alergi biasa. Sebagai antisipasi, jika anda atau keluarga anda ada yang mengalami kondisi tesebut sebaiknya segera perikasakan ke dokter. Karena penyakit lupus dapat menyerang organ tubuh dalam. Jika penyakit lupus menyerang bagain tubuh dalam seperti paru-paru, ginjal, bahkan usus. Untuk menghindari hal itu sebaiknya ketahui lebih jelas tentang gejala atau tanda-tanda seseoang yang terkena serangan penyakit lupus :

  • Demam, dan mudah lelah.
  • Ruam merah pada wajah berbentuk kupu-kupu
  • Timbul luka pada kulit ketika terkena sinar matahari langsung.
  • Peradangan pada mulut.
  • Rambut rontok.
  • Kesulitan bernafas.
  • Gelisah atau depresi

Inilah beberapa obat dari dokter yang harus kamu ketahui:

  1. Asam lemak Omega-3

Obat lupus ini tampil untuk mengekang peradangan, asam lemak omega-3 telah ditemukan untuk memperbaiki gejala pada pasien lupus dalam beberapa penelitian. Anda dapat meningkatkan asupan omega-3 dengan makan ikan berminyak (seperti salmon dan sarden) atau biji rami, atau dengan mengambil omega-3 setiap hari suplemen.

  1. Vitamin dan Suplemen Mineral

Kortikosteroid (obat peradangan yang sering digunakan dalam obat lupus) yang sedikit memungkinkan tulang keropos dan meningkatkan risiko osteoporosis. Untuk menjaga tulang kuat saat kortikosteroid sedang turun, tanyakan dokter Anda mengenai harian vitamin D dan suplemen kalsium yang cocok.

  1. Meminum Obat Pereda Rasa Sakit

Cara pengobatan penyakit lupus adalah dengan meminum obat pereda rasa sakit. Anda bisa meminum obat paracetamol untuk mengurangi rasa sakitnya. Selain itu, obat-obat pereda rasa sakit tersebut juga bisa mencegah gejala lain dari lupus yaitu demam. Reaksi masing-masing jenis obat ini berbeda-beda pada masing-masing orang yang mengonsumsinya.

Obat Lupus Sistemik

Systemic Lupus Erythematosus (SLE) merupakan salah satu jenis dari Lupus Erythematosus (LE) yang merupakan penyakit yang menyerang jaringan. Umumnya orang yang menderita penyakit lupus ini berusia antara 20 hingga 40 tahun. Adapun jenis lupus tipe LE memiliki kesamaan dan gejala yang mirip dengan jenis penyakit kulit pada umumnya. Selain Systemic Lupus Erythematosus, jenis lupus lainnya yang ada adalah Discoid Lupus Erythematosus (DLE).

Systemic Lupus Erythematosus yang juga seringkali disingkat menjadi Obat Lupus eritematosus sistemik (LES) merupakan gejala keabnormalan pada fungsi kekebalan tubuh (imun) dengan sifat yang berubah – ubah dengan target persendian, otot, kulit, pembuluh vena, serta organ dalam lainnya. Lupus menimbulkan masalah ketidaknormalan sistem imun yang menyerang balik sel – sel pada tubuh manusia secara acak, termasuk sel – sel sehat.

Adapun gejala utama lupus jenis SLE adalah munculnya bercak ruam berbentuk kupu – kupu pada wajah. Sedangkan pada penyakit lupus jenis DLE, lupus hanya menyerang bagian luar kulit dengan pola yang hampir serupa, terkadang berbentuk bulatan / bundaran pada wajah, kulit kepala, tangan, lutut, betis.

Hal yang cukup menjengkelkan dari bercak ruam yang ditimbulkan oleh DLE ini kerap kali menimbulkan bekas ketika bercak mereda. Warna kulit akan nampak lebih putih / pucat pada bekas yang ditinggalkan oleh ruam.

Tanda yang ditinggalkan tersebut tidak mudah untuk dihilangkan kecuali menggunakan teknologi lasering pada kulit wajah. Sebagian besar orang mengakalinya dengan penggunaan facial wajah seperti krim.

Penyebab Systemic Lupus Erythematosus (SLE)

Pemicu munculnya penyakit lupus (SLE) hampir sama seperti yang ditulis pada artikel sebelumnya, yaitu:

  • Sengatan sinar ultraviolet secara langsung
  • Faktor psikologis si pendertia (stress)
  • Autoimun yan bekerja diluar fungsi dengan penyebab yang belum diketahui secara pasti
  • Akibat virus yang menyebarkan infeksi seperti bakteri epstein barr, streptokokus, klebsiella, dsj.
  • Ditimbulkan oleh zat obat – obatan tertentu yang dikonsumsi, seperti: isoniazid, hidralazin, chlorpromazine, procainamid, anti-psikotik
  • Adanya reaksi dan respon zat kimia seperti merkuri atau silikon yang terkandung dalam produk kosmetik
  • Perubahan faktor hormonal

Inilah Obat Systemic Lupus Erythematosus (SLE) Tradisional:

  1. Sayuran mentah

Akan mempromosikan sebuah badan alkali, mengurangi peradangan, dan meningkatkan pencernaan. Kemudian bahan-bahan dapur seperti Bawang putih, bawang, asparagus – Sertakan makanan ini sulfur tinggi untuk membantu memperbaiki kerusakan pada sendi.